2021
Saat kita menyaksikan perluasan hubungan kapitalis ke seluruh dunia, upaya untuk memikirkan ulang pemikiran feminis terhadap karya Karl Marx menjadi sangat penting. Di buku Patriarki dalam Pengupahan, Silvia Federici mempertanyakan mengapa analisis Marx mengenai eksploitasi pekerja cenderung mengabaikan kerja dan perjuangan perempuan dalam bidang reproduksi sosial. Federici dalam buku ini mengkritik pemikiran Marx yang mengabaikan kerja-kerja perempuan di rumah tanggaᅳmencuci, memasak, bersih-bersih, melahirkan anak, kerja perawatan, dan yang lainᅳyang cenderung tidak dibayar, padahal kerja di ranah produksi tak akan berjalan tanpa kerja-kerja reproduksi. Pada konteks ini, buku Patriarki dalam Pengupahan tidak sekadar mengkritisi ketimpangan upah antara perempuan dan laki-laki di tempat kerja, tetapi juga tentang eksploitasi terhadap perempuan di rumah tangga. Selain itu, Patriarki dalam Pengupahantidak hanya mendefinisikan ulang Marxisme klasik, ini adalah seruan untuk membentuk politik radikal baru yang memasukan kerja-kerja reproduksi perempuan sebagai hal penting dalam perjuangan dan dalam sosialisme.
Testimoni
Versi bahasa Inggris
At a time when we are witnessing a worldwide expansion of capitalist relations, a feminist rethinking of Marx’s work is vitally important. In Patriarchy of the Wage, Silvia Federici, bestselling author and the most important Marxist feminist of our era, asks why Marx's crucial analysis of the exploitation of human labor was blind to women’s work and struggle on the terrain of social reproduction. Why was Marx unable to anticipate the profound transformations in the proletarian family that took place at the turn of the nineteenth century creating a new patriarchal regime? Patriarchy of the Wage does more than just redefine classical Marxism. It is an urgent call for a new kind of radical politics.