👁️ Visi
Pengorganisasian kolektif kelas pekerja Jawa Timur di sektor media dan kreatif untuk merebut kendali atas industri, memperjuangkan hak dan kesejahteraan, membongkar sistem eksploitasi, serta mewujudkan kedaulatan atas kerja dan kehidupan.
🎯 Misi
- Membangun serikat pekerja yang demokratis, kritis, kuat, inklusif, dan profesional dalam memperjuangkan pemenuhan hak ekonomi, sosial, budaya pekerja media dan industri kreatif.
- Mendorong lahirnya kebijakan negara yang melindungi kepentingan kelas pekerja.
- Mempelopori upaya bersama dengan organisasi profesi, komunitas, dan kolektif dalam meningkatkan posisi tawar pekerja media dan industri kreatif di hadapan pengusaha dan pemerintah.
- Meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya apresiasi terhadap nilai kerja dan penciptaan karya seni, budaya, serta pengetahuan.
- Meningkatkan mutu karya dan kompetensi profesional pekerja media dan industri kreatif.
- Mengembangkan wacana dan praktik budaya tanding sebagai alternatif dari pengelolaan industri media dan kreatif yang kapitalistik.
- Memperkuat jaringan dan solidaritas antargerakan buruh, seni, budaya, dan sektor gerakan rakyat lain dalam pemajuan demokrasi.
- Meningkatkan kesadaran kelas pekerja untuk memperkuat upaya kolektif serikat.
- Menciptakan serikat pekerja yang mengedepankan kebersamaan serta suasana yang aman dan menyenangkan.
- Mendorong terwujudnya kemandirian finansial & pengembangan ekonomi alternatif untuk keberlanjutan organisasi
- Mengembangan pengetahuan, riset, pendidikan yang berbasis data, lokal, dan kontekstual
⚖️ Prinsip
- ✊🏾 Solidaritas kelas pekerja
- 🤝🏾 Komitmen sosial
- ⚖️ Keadilan dan kesetaraan
- 👥 Demokratis
- 🫂 Kolektivitas
- ♥️ Welas Asih
- 🔍 Realitas Tanpa Kompromi
- 🪟 Akuntabilitas & Transparansi
- 🫶🏾 Perawatan Kolektif
- 🌱 Komitmen untuk Belajar dan Bertumbuh Kita semua pernah salah dan ada kalanya kita belum mampu sepenuhnya menjalani nilai-nilai yang kita junjung, yang penting: berani akui, minta maaf, dan perbaiki. Jika seseorang menyampaikan kritik atau menegur, cobalah untuk tidak langsung bersikap defensif; ingatlah bahwa dibutuhkan keberanian besar untuk menyampaikan hal tersebut. Cara terbaik untuk menghargai keberanian itu adalah dengan mengakui kesalahan, meminta maaf dengan tulus, dan melanjutkan langkah dengan niat yang kuat untuk tumbuh dan memperbaiki diri.
Menyadari, mengakui, dan secara aktif berupaya untuk menyeimbangkan dinamika relasi kuasa dalam kelompok serta menghargai kontribusi setiap orang
Menghargai batasan, perbedaan & keragaman pendapat, ekspresi, maupun identitas: gender, seksualitas, ras/etnis, usia, bahasa, dsb. — yang berpihak pada kelas pekerja dan kelompok tertindas
Melihat dan memahami ketidaksepakatan dan konflik sebagai sesuatu yang membangun, dengan pendekatan yang berbasis kasih, kemurahan hati dalam berpikir, dan empati
Mengembangkan dan mengartikulasikan pengetahuan berdasarkan data, fakta, dan konteks untuk emansipasi
Dapat dipertanggungjawabkan dan terbuka dalam berbagai lapisan, relasi dan hubungan
Menghargai istirahat dan kerja reproduktif untuk menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental, tidak mengglorifikasi kerja berlebihan tanpa kompensasi, serta mendukung perawatan diri dan kolektif
❤️ Kode Etik
Untuk menjalankan organisasi dengan lebih efektif dan bertanggung jawab, SINDIKASI telah memiliki serangkaian perangkat organisasi. Salah satunya adalah kode etik dan pedoman perilaku.
Dengan adanya kode etik ini, SINDIKASI terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitasnya serta melindungi hak dan kepentingan anggota. Selain itu, kode etik membantu mencegah konflik dan pelanggaran dengan menetapkan kesepakatan yang jelas tentang apa yang dianggap sebagai perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima.
🏡 Resolusi Kongres dan AD/ART
Resolusi Kongres III beserta Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga SINDIKASI Naional diperbarui dan disahkan pada Kongres III SINDIKASI, 27 Januari 2024.
Untuk Kajian dan Program Umum SINDIKASI Jawa Timur 2024-2027, simak Akhirnya, SINDIKASI Jawa Timur Resmi Berdiri